Administrasi Quota User/Group

5.00 avg. rating (96% score) - 1 vote

Komputer yang terhubung jaringan harus diatur dengan baik oleh seorang admin, baik dari sisi akses data , pembagian penggunaan atau pembagian pakai, kemanan dan kenyamanan data untuk di akses, dan masih banyak lagi yang harus ditata rapi oleh seorang administrator jaringan. Pada kali ini kita akan membahas sedikit tentang penerapan batasan/quota disk. Sistem operasi yang saya gunakan sebagai user adalah Linux Mandriva 2010.2 dan dari sisi client menggunakan  linux atau windows.

Seringkali masing-masing user menyimpan datanya tanpa memperhatikan kapasitas harddisk komputer tersebut. Tentu saja hal in akan menimbulkan masalah-masalah yang membuat pusing seorang administrator. Untuk mengatasi agar masing-masing user tidak dapat menyimpan data melebihi kapasitas yang diizinkan, maka seorang administrator perlu menerapkan pemberian disk quota pada masing-masing user tersebut. Akan tetapi mungkin saja ada beberapa user yang ingin diberikan disk quota yang lebih besar atau bahkan mungkin diberikan disk quota yang tidak terbatas. Karena itu  dengan penerapan disk quota ini dapat diatur pembagian quota masing-masing user sesuai dengan yang dikehendaki.

Konfigurasi Quota

Sebelum mencoba untuk menggunakan disk quota perlu diingat bahwa quota harus  sudah  dikonfigurasi  di kernel  anda  dan  sistem  anda  sudah  terinstall paket quota. Pada Linux Redhat versi 6.2, paket quota bisa diinstall dengan rpm jika saat instalasi sistem, paket quota tidak dipilih. Setelah itu konfigurasi ulang kernel anda dan pada bagian quota support ketikkan y :

Quota support (CONFIG_QUOTA) [n] y

jika quota sudah diinstall, maka secara otomatis saat booting  sistem  akan  mengaktifkan  quota.  Untuk  mengecek  apakah  quota sudah aktif lakukan perintah berikut :

# /usr/sbin/quotacheck –avug

Kemudian aktifkan quota :

# /usr/sbin/quotaon -avug

Setelah  itu edit  file /etc/fstab  untuk  mengaktifkan  disk quota  per baris  file sistem,  dimana  anda  dapat  mengaktifkan  quota  untuk masing-masing user atau group atau keduanya untuk semua file sistem yang ada di Linux. Sebelum quota diaktifkan tampilan file /etc/fstab adalah sbb:

/dev/hda1          /              ext2       defaults               1              1

/dev/hda2          /home ext2       defaults               1              1

Untuk mengaktifkan quota user, tambahkan “usrquota” pada kolom empat setelah “defaults” menjadi :

/dev/hda1          /              ext2       defaults               1              1

/dev/hda2          /home ext2       defaults,usrquota            1              1

Cara untuk mengaktifkan quota group hampir sama, yaitu hanya dengan mengganti options usrquota menjadi grpquota. Sedangkan untuk mengaktifkan keduanya, dapat dilakukan dengan mengubah options seperti berikut :

/dev/hda1          /              ext2       defaults               1              1

/dev/hda2          /home ext2       defaults,usrquota,grpquota        1              1

Kemudian perlu dibuat juga file yang berfungsi menyimpan record quota yaitu quota.user dan quota.group. Keduanya harus diset owner sebagai root, dan hanya boleh di read-write  oleh root saja. File ini biasa diletakkan  di partisi /home

# cd /home

# touch quota.user

# touch quota.group

# chmod 600 quota.user

# chmod 600 quota.group

Untuk keterangan lebih lanjut tentang fstab, baca manualnya : :D

# man fstab

Selanjutnya  reboot  sistem  agar  quota dapat  berjalan.  Jika  operasi  sudah berjalan normal anda tidak perlu lagi menjalankan perintah quotacheck  dan quotaon.  Anda  hanya  perlu  memastikan  bahwa  quota benar-benar  sudah diaktifkan. Cara yang mudah untuk melakukan ini ialah dengan menjalankan perintah  quota –v. Dari  keluaran  perintah  ini  dapat  anda  lihat  satu  baris informasi  tentang  pemakaian  disk dan batas  quota  saat itu untuk  masing- masing file sistem yang telah diaktifkan quotanya. Untuk  mengalokasikan  batas  quota digunakan  perintah  edquota. Perintah dapat  digunakan  baik  untuk  mengatur  quota  seorang  user maupun  quota.

Sebuah  group.  Apabila  perintah  edquota digunakan  untuk  mengatur  quota seorang user maka setelah perintah edquota bisa diikuti dengan flag –u atau bisa juga tidak, baru kemudian diikuti namauser yang akan diatur quotanya. Jika peintah edquota tidak diikuti flag, maka secara default perintah edquota tersebut dianggap akan mengatur quota seorang user alias menggunakan flag –u

Karena itu, jika perintah edquota ini akan digunakan untuk mengatur quota sebuah group, maka setelah perintah ini harus diikuti flag –g baru kemudian diikuti nama group yang akan diatur quotanya. Selain itu perintha edquota ini juga dapat digunakan untuk mengatur quota dua atau lebih user atau group sekaligus. Sintaksnya :

# edquota <user1> <user2> <user3>

dan untuk mengatur dua atau lebih group digunakan :

# edquota  -g <group1> <group2> <group3>

Ketika perintah edquota diminta, secara otomatis sistem akan menggunakan fasilitas teks editor vi untuk menyunting batas-batas quota yang dikehendaki. Penggunaan perintah edquota dapat dilihat pada contoh berikut :

Untuk edit quota user

 

 

# edquota –u ovan

Quotas for user ovan:

/dev/hda2: blocks in use: 2594, limits (soft = 5000, hard = 6500)

inodes in use: 356, limits (soft = 1000, hard = 1500)

 

 

“blocks in use” adalah jumlah total blok (dalam kilobyte) yang telah dipakai oleh user. “inodes in use” adalah jumlah total file yang dimiliki user dalam partisi tersebut.

Untuk edit quota group

# edquota –g koplak

 

Quotas for group koplak:

 

/dev/hda4: blocks in use: 5799, limits (soft = 8000, hard = 10000)

inodes in use: 1454, limits (soft = 3000, hard = 4000)

Jika  anda  ingin  mengeset  sendiri  grace  periode,  dapat  dilakukan  perintah edquota –t. Maka akan ditampilkan :

 

# edquota -t

 

Time units may be: days, hours, minutes, or seconds

 

Grace period before enforcing soft limits for users:

 

/dev/hda2: block grace period: 0 days, file grace period: 0 days

Jika anda  ingin  mengeset  grace periode  menjadi  5 hari maka  anda  cukup mengubah  angka  0  days  menjadi  5  days,  disesuaikan  dengan  block  dan filenya.

Keterangan selengkapnya baca di manual :

 

# man edquota

Setelah disk quota aktif pada system, tentu saja administrator ingin memeriksa batas quota dan kapasitas disk quota yang telah digunakan. Untuk melakukan hal  itu,  selain  dapat  menggunakan  perintah  quota,  juga  dapat  digunakan perintah repquota. Perintah quota hanya dapat digunakan oleh seorang user untuk memeriksa quota user dan group, dan pemakaian kapasitas disk yang dimilikinya.  Perintah ini tidak bisa digunkan untuk melihat informasi quota yang dimiliki user lain atau group lain, jika hanya menggunakan account user biasa. Hanya superuser atau yang memiliki account root yang dapat melihat informasi quota yang dimiliki user lain beserta pemakaiannya. Perintah repquota dapat digunakan untuk mendapatkan ringkasan dari semua informasi quota dan pemakaian disk untuk file system yang telah diaktifkan quotanya.

Berbeda dengan perintah edquota, pada perintah repquota ini jika anda tidak menambahkan  flag apapun,  secara  otomatis  yang akan ditampilkan  adalah quota untuk masing-masing user dan quota untuk masing-masing group (jika keduanya  ada).  Jadi  misalkan  ingin  melihat  alokasi  quota  tiap  user  di file system /home digunakan perintah :

 

# repquota –u /home

 

misalnya tipe user di file sistem /home ini telah diatur, akan muncul tampilan  :

 

Block limits          File limits

 

User      used                      soft        hard  grace          used  soft            hard      grace

 

root       —  175419             0              0                              14679    0              0

 

bin          — 18000                0              0                              735         0              0

 

uucp      — 729                     0               0                             23            0              0

 

man       — 57                       0              0                              10           0              0

 

ovan    — 13046                 15360   19200                    806         1500       2250

markonah      — 2838                  5120       6400                       377         1000       1500

Penggunaan  perintah  quota  –v  oleh  seorang  user  dapat  dilakukan  untuk melihat batas quota yang dimilkinya di file system tertentu. Sebagai contoh di bawah ini user adjie akan melihat batas quota yang dimilikinya :

 

# quota –v

 

Disk quotas for user adjie (uid 501) :

 

Filesystem          blocks   quota    limit       grace     files        quota  limit  grace

 

/home                  525*      500         550         5days    17           0              0

 

/usr                        0              500         550         0              0              0

 

Pada file system /home dari contoh di atas dapat dilihat bahwa user tersebut telah lewat 25 blok dari batas quota yang diizinkan dan mempunyai sisa perpanjangan waktu 5 hari lagi. Tanda asterisk (*) menunjukkan bahwa user tersebut saat ini telah melewati batas quota yang dimilikinya. File system yang tidak digunakan sama sekali oleh user biasanya tidak akan ditampilkan dalam keluaran peintah quota, meskipun user tersebut mempunyai jatah quota pada file system tersebut. Jadi pada contoh di atas (user adjie selain punya quota di /home juga ada di /usr). Jika perintah quota digunakan tanpa flag apapun, maka quota user adjie di /usr tidak akan ditampilkan karena dia sama sekali belum  menggunakan  jatah  quotanya  di  file  system  tersebut.  Tapi  karena perintah edquota menggunakan flag–v maka semua informasi tentang quota yang dimilikinya akan ditampilkan.

 

 

Sebuah  group.  Apabila  perintah  edquota digunakan  untuk  mengatur  quota seorang user maka setelah perintah edquota bisa diikuti dengan flag –u atau bisa juga tidak, baru kemudian diikuti namauser yang akan diatur quotanya. Jika peintah edquota tidak diikuti flag, maka secara default perintah edquota tersebut dianggap akan mengatur quota seorang user alias menggunakan flag –u.

Print Friendly
5.00 avg. rating (96% score) - 1 vote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

:D :-) :( :o 8O :? 8) :lol: :x :P :oops: :cry: :evil: :twisted: :roll: :wink: :!: :?: :idea: :arrow: :| :mrgreen: