Vario 125 PGM-Fi VS Xeon GT 125

4.39 avg. rating (88% score) - 18 votes

Motor matic makin buanyak berkeliaran di jalan, belum lagi yang baru akan dikeluarkan oleh dealer, makin macet ajaaaa…. 8O

kali ini saya coba berikan komparasi 2 motor matic yang sudah saya coba dan dipake wara wiri sehari-hari di Surabaya yang macet dan panas. Honda Vario 125 PGM-FI dan Yamaha Xeon GT 125.

Honda Vario 125 PGM-FI sudah saya miliki serta “mengaspal” bersama saya hampir 1 tahun, sedangkan Yamaha Xeon GT 125 baru datang beberapa hari lalu dan hari ini STNK+plat nomor sudah keluar, jadi bisa dicoba “mengaspal”.

Berikut adalah plus minus review/komparasi berdasarkan opini pribadi saya dan dengan karakter mengemudi agak sedikit agresif (speed needs no translation) :D

HONDA VARIO 125 PGM-FI

Vario 125 PGM-FI

Vario 125 PGM-FI

PLUS :
– Irit, pake pertamax rute dalam kota rata-rata
1:40
– Speedometer digital
– Handling mantab, dengan ukuran panjang dan lebar body yg agak besar membuat pengendalian motor ini sangat stabil. Baik saat dipake menikung tajam dgn kecepatan +/- 60KM/jam maupun jalan lurus dengan top speed 110 KM/jam (gak bisa lebih krn berat badan dan jalanan kurang panjang) :P
– Akselerasi responsif, bahkan paling enak diantara motor matic merk lain sekelas. baik akselerasi awal maupun pertengahan cukup responsif

MINUS :
– Harga spare part mahal
– Jok keras, dan hanya jok motor matic drag yg bisa menandingi kerasnya jok Vario 125 PGM-FI :lol:
– Belum 1 tahun (odometer 7 ribuan KM) sudah ada kendala pada CVT, getar berkala saat gas diputar dan hilang saat gas dilepas
– Ground Clearance paling rendah dari smeua merk motor matic, dijamin pasti akrab dengan polisi tidur

 

YAMAHA XEON GT 125

Xeon GT 125

Xeon GT 125

PLUS :
– Desain body perpaduan SOUL GT yg agresif dan macho dengan Xeon yang sangat kurang laku, secara umum cukup OK
– Harga spare part lebih murah daripada Honda
– Ground Clearance pas, tdak terlalu tinggi maupun rendah. minimal gak mudah mentok poldur
– Jok empuk
– Pengoperasian parking brake lebih mudah ketimbang Vario

MINUS :
– Akselerasi beraaatttt… padahal 125cc
– Top speed belum sempat nyoba, nanti menyusul yaaa… :twisted:
– Indikator bensin di speedometer masih analog
– Ukuran ban standar bagian depan terlalu kecil, cenderung kurang grip
– kualitas compon ban standar Yamaha cukup jelek, dibawah kualitas ban standar Honda
– Posisi ACCU/Battery tidak lazim, dibawah setang kemudi di dalam body bagian depan. rempong bener kalo mau cek aki harus bongkar beberapa mur dan body plastik.

Secara umum, riding position saya lebih suka Honda Vario 125 PGM-FI krn posisi tangan waktu menggenggam setang kemudi cenderung agak lebih rendah (lengan tidak lurus sejajar, agak turun), agak repot juga jelasinnya ya :roll:
Sedangkan riding position Yamaha Xeon GT 125 nyaris sama dengan pengalaman saya waktu naik mio sporty yg jadul, posisi lengan/tangan dalam menggenggam setang kemudi nyars datar dengan posisi duduk sehingga panel speedometer terasa cukup tinggi. Ini cukup mengurangi handling capability kalo menurut saya.

Dikarenakan Xeon GT 125 masih baru, jadi belum banyak yg bisa saya sampaikan. Untuk pengguna Yamaha Xeon GT 125 saya sangat menyarankan untuk mengganti ban standard dengan yang sedikit lebih lebar.

Overall, Yamaha Xeon GT 125 adalah produk yg over price. System electric starter masih mengadopsi system dynamo starter konvensional, speedometer analog.
Dikarenakan performa yg terasa sangat kurang, maka langkah selanjutnya adalah hunting busi iridium untuk Yamaha GT 125

:mrgreen:

Print Friendly, PDF & Email
4.39 avg. rating (88% score) - 18 votes
4 thoughts on “Vario 125 PGM-Fi VS Xeon GT 125
  1. Gan numpang nanya bentar, ane lg bingung ni antara Gt 125 ato vario,,, secara perfome,, lebih irit GT125 ato vario? Tq gan,.. d tunggu reply nya,,

    • kalo menurut pengalaman saya :
      – Power (akselerasi & top speed) =>> VARIO 125
      – Handling =>> VARIO 125
      – Konsumsi BBM (irit) ==> VARIO 125
      – Harga Spare Part ==> GT125
      – After Sales Service =>> GT125 (honda kebanyakan syarat & mekaniknya tdk pernah bisa memberikan solusi)
      – Kenyamanan Jok ==> GT125
      – Kapasitas Bagasi =>> VARIO 125

      Overall saya pilih VARIO 125 :)

  2. Halo Broo gimana setelah dicoba beberapa bulan. Terutama jok (sadel) memang empuk tapi apa gak mentok ke dasar plastiknya. kalau sadel dibalik kelihatan plastik yang menonjol seperempat lingkaran (utk helm). Nah plastik ini yg mentok kena tulang ekor (pantat). Gimana punya mas Broo ??

    • kalo saya sih gak ngerasain sampe mentok gitu, justru sejauh ini cukup nyaman untuk dikendarai.
      mungkin itu yang sampe mentok kebetulan ada cacat produksi busa jok ketipisan, maklum… produk masal :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.

:D :-) :( :o 8O :? 8) :lol: :x :P :oops: :cry: :evil: :twisted: :roll: :wink: :!: :?: :idea: :arrow: :| :mrgreen: